Rangkaian Crossover 3 Jalur (High, Mid, Low)

Musik pada dasarnya terdiri dari beberapa frekuensi di udara, misalnya gitar atau suara biola dapat menghasilkan frekuensi lebih dari 25 Khz sedangkan ketukan drum mungkin terletak antara 100Hz sampai 500 hz. Vokal biasanya di kisaran 10 - 20 Khz. Untuk mendapatkan output hi-fidelity dari speaker maka harus memiliki semacam proses isolasi frekuensi di atas melalui saluran yang berbeda.

Umumnya sistem three-ways speaker mampu menghasilkan output hi-fi yang baik. Ini terdiri dari tiga jenis speaker untuk menangani isi frekuensi yang berbeda dalam musik. Woofer menggunakan frekuensi rendah, mid-range dapat menangani bagian vokal dan tweeter lebih cocok untuk frekuensi tertinggi dalam musik. Tapi speaker ini tidak akan bekerja dengan baik sampai frekuensi diskrit diumpankan ke masing-masing speaker. Hasilnya lebih baik dicapai dengan menggunakan jaringan sirkuit induktor dan kapasitor juga disebut jaringan Crossover.

Berikut ini adalah properti yang melekat pada induktor dan kapasitor yang dieksploitasi dengan baik. Sebuah induktor akan selalu mencoba untuk membatasi setiap kenaikan frekuensi yang melewatinya, sedangkan kapasitor akan melakukan hal yang sebaliknya yaitu frekuensi yang lebih tinggi akan menemukan jalan yang lebih baik melalui kapasitor. Dengan demikian komponen ini dapat disesuaikan dimensinya dengan baik menjadi tiga jenis filter, yaitu:
 
High pass
Low pass
Band pass
 
untuk masing-masing speaker


Mengacu pada gambar, filterasi range rendah dicapai dengan induktor L1 dan kapasitor C1. Mereka menghasilkan roll yang baik atas slope urutan kedua di atas 500 Hz. L2 dan C2 pada dasarnya merespon untuk memperbaiki frekuensi rendah. Dimasukkannya R1 memastikan resistansi konstan secara keseluruhan pada output jaringan bahkan dengan pengaruh dari L2/C2 dan impedansi woofer. Rangkaian mid range terdiri dari L3C3 dan L4C2 yang membantu dalam memberikan roll off yang halus pada frekuensi masing-masing 500Hz dan 5KHz. Kurva roll off berada di sekitar 14dB per oktaf. 

Pada bagian tweeter termasuk L5C4 yang secara efektif menangkap frekuensi di atas 15KHz yang juga merupakan titik crossover untuk bagian ini. R5R6 diatur sebagai attenuators untuk tingkat pencocokan mendekati 6dB untuk menghasilkan respon datar akustik. 


Source: Brighthubengineering

Loudness Control Otomatis

loudness control





     P1 10K Linear Potentiometer (Dual-gang/stereo)
    R1,R6,R8 100K 1/4W Resistor
    R2 27K 1/4W Resistor
    R3,R5 1K 1/4W Resistor
    R4 1M 1/4W Resistor
    R7 20K 1/2W Trimmer Cermet
    C1 100nF 63V Kapasitor
    C2 47nF 63V Kapasitor
    C3 470nF 63V Kapasitor
    C4 15nF 63V Kapasitor
    C5,C9 1µF 63V Kapasitors
    C6,C8 47µF 63V Kapasitors
    C7 100pF 63V Kapacitor
    IC1 TL072 Dual BIFET Op-Amp
    SW1 DPDT Switch (4 pole)



source: circuit-finder

Intercom Dua Arah

Rangkaian intercom ini bisa digunakan untuk komunikasi dua arah, sehingga tidak memerlukan PTT switch seperti intercom pada umumnya. 

intercom 2 ways system


Gambar 1 menunjukkan blok diagram sistem intercom dan gambar 2 menunjukkan rangkaiannya. Intercom ini memiliki dua channel yaitu unit 1 dan unit 2. Seperti yang terlihat pada gambar 2. Gain dari kedua penguat (IC1 & IC2) sekitar 200 sehingga cocok menggunakan condenser mic. 



Rangkaian yang terdiri dari transistor T1 berfungsi untuk memperkuat sinyal rendah yang dihasilkan dari mic, transistor BC547 memiliki noise rendah namun gain-nya cukup tinggi.
Nilai resistor R11 ditentukan dengan menyesuaikan tegangan antara kolektor dan emitor T1 yaitu sekitar setengah dari tegangan catu daya. Resistor R12 harus memiliki nilai yang rendah. Sebagai contoh, jika emitor T1 terhubung ke ground, nilai R12 bisa rendah mencapai 1K ohm (umumnya, memiliki rentang 680 ohm - 4,3K ohm). Preamplifier bisa dikacaukan oleh frekuensi yang sangat besar. Jadi, gunakan nilai R1 yang relatif kecil agar input tidak mudah terpengaruh oleh noise elektromagnet. 

IC LM386 berfungsi untuk memperkuat sinyal suara yang keluar melalui speaker, besar volume suara bisa diatur melalui VR1. 


Rangkaian Mega Bass Booster

audio mega bass

Note: 
  • The input capacitor can be replaced with with a 0,1uF cap if you wish.
  • The 10pF capacitor is optional and will start rolling off everything over 15KHz. 5pF will double this to 31KHz. 
  • The tone control requires a low impedance input. If you already have a low impedance input, the input buffer can be removed. However, the input is inverted. 
  • The op-amp is not critical, a 4558 would be just fine. 
  • I don't show the parts for +4,5 references. Here is the +4,5 voltage divider I used.

Rangkaian Volume Digital

Volume control digital ini tidak menggunakan potensio untuk menaikkan atau menurunkan volume audio, dan hampir tidak ada noise dalam rangkaian. Sebaliknya, volume audio dikendalikan dengan menekan tombol pushbotton UP dan Down. Rangkaian sederhana ini akan menjadi sentuhan yang bagus untuk setiap proyek audio yang di rumah. 

Komponen:
C1________0,1uF Kapasitor Keramik
U1________DS1669 IC potensio digital (lihat datasheet)
S1, S2_____Pushbotton switch

IC DS1669 merupakan rheostat digital produk dari Dallas Semiconductor. Proses pengaturan volume audio dilakukan dengan cara menekan S1 untuk UP dan S2 untuk Down. Sinyal input pada pin1 tidak boleh kurang dari -0,2 volt.

Sistem Mikrofon Untuk Ruang Kelas


Rangkaian penguat audio ini berguna dalam ruang kelas untuk mengurangi ketegangan perkuliahan, jika lingkungan sekitarnya berisik. Rangkaian ini menggunakan power amplifier IC LM380 yang bisa memberikan output 2 watt 8 ohm dan cukup digunakan di ruangan dengan kapasitas terbatas. Amplifier ini bersifat portabel dan seluruh rangkaian serta baterai dapat dikemas dalam kotak speakernya.

Rangkaian pre-amplifier menggunakan transistor NPN BC548 dan power amplifier menggunakan IC LM380. Input mikrofon dapat menggunakan jack audio. Sinyal suara akan diperkuat oleh T1 kemudian dialirkan ke IC1 melewati volume control VR1. Kapasitor C3 berfungsi untuk mengurangi suara dengung pada speaker.
 

LM380 adalah sebuah penguat audio yang umum digunakan dan penguatannya secara internal ditetapkan pada 34 dB dan bekerja dengan tegangan 5 sampai 22vdc. 

Rangkaian dapat menggunakan baterai 9 volt. Jika rangkaian digunakan untuk waktu yang lebih lama, bisa menggunakan baterai 6v 4,5 Ah yang dapat di recharge, hanya saja rangkaian membutuhkan tambahan konektor untuk input charger.

Popular Posts

Alexa Rank


Followers

gif maker