DIY Light Box

Light box adalah sebuah istilah untuk studio mini yang berfungsi sebagai penunjang product photography. Bagi rekan-rekan yang aktif di bidang e-comerce pasti sudah tidak asing dengan alat ini.

Diy light box

Akhir-akhir ini saya sibuk membantu istri saya yang sedang semangat berjualan kue secara online, otomatis untuk menarik peminat kita harus memberikan gambar produk yang bagus karena pembeli secara online tidak bisa menilai produk kita secara langsung tapi hanya melalui foto. Berdasarkan hal itu lah akhirnya saya membuat light box sendiri menggunakan barang-bekas yang ada di rumah.

Komponen:
1. Sebuah box kardus atau box styrofoam ukuran sekitar 30 x 25 cm (sekiranya muat untuk produk kita).
2. Lampu penerangan, bisa dari rangkaian led atau lampu belajar.
3. Kertas putih polos dan tipis secukupnya.

Langkah-langkah:
1. Buat celah pada sisi samping kanan dan kiri dan juga pada sisi atas sekitar 20 cm persegi menggunakan pisau cutter. Celah ini nantinya berfungsi sebagai sumber cahaya.
Diy light box

Diy light box



2. Tutup dengan kertas putih pada tiap celah yang sudah dibuat tadi. Kertas putih ini berfungsi untuk memecah pancaran cahaya dari lampu sehingga cahaya dibagian dalam box merata.



3. Langkah terakhir adalah memberi penerangan pada sisi samping atau atas. Saya menggunakan rangkaian led sebagai sumber cahayanya. Jika sudah, maka DIY Light Box sudah bisa dipakai. Untuk testdrive saya hanya menggunakan kamera handphone saya yang kameranya cuma 5Mp :) :)

#Tambahan; kualitas kamera yang digunakan sangat berpengaruh terhadap hasil fotografinya. Jika ingin hasil yang lebih bagus gunakan kamera yang memiliki resolusi tinggi.

Gambar-gambar di bawah ini adalah hasil dari fotografi menggunakan lightbox di atas dan kamera hp 5Mp. Lumayan bagus kan hee.... Selamat bereksperimen....


Diy light box


Alarm Motor Simple dan Murah Meriah

Belum lama ini saya iseng-iseng bikin alarm motor yang bertujuan supaya ketika kunci kontak di On-kan maka klakson akan langsung aktif. Hal ini saya lakukan karena beberapa hari yang lalu tetangga kehilangan motor. Jadi saya coba bikin deh alarm yang simple, yakni cuma menambahkan flasher dan sakelar tambahan di bagian klakson. Berikut ini adalah rangkaian sederhananya.



Komponen:
1. Flasher Rp. 10.000
2. Sakelar on/off Rp. 3000
3. Kabel 2x1 meter Rp. 2000
 
Catatan: 
  • Komponen lain seperti klakson dan accu sudah ada di motor.
  • Tempatkan sakelar (add switch di bagian yang tersembunyi karena itu berperan sebagai kunci rahasia (ceileee...)
Harapan saya dengan modifikasi kecil ini setidaknya motor bisa memberikan indikasi atau sinyal (bip...bip...bip...) pada kita ketika ada tangan-tangan jahil yang mengganggunya. Sangat simple dan murah meriah kan...???

Filter Air Sumur Rumah Tangga (Low Pressure)

Apa kabar sobat?
Kali ini saya coba share tentang pengalaman dan salahsatu Iseng Project saya yang mungkin tidak ada kaitannya dengan elektronika/kelistrikan. Tapi saya harap ini bisa dijadikan sesuatu yang bermanfaat... Sesuai judul, kali ini saya share tentang Filter Air Sumur sederhana untuk dipakai di rumahtangga. Filter ini merupakan filter tekanan rendah jadi aliran air terjadi karena gravitasi.

Saya tinggal di sebuah kontrakan yang totalnya terdiri dari 50 pintu lebih (seperti rumah susun) dan memiliki 2 buah sumur. Kedua sumur berjarak sekitar 50 meter tapi kualitas air yang mengalir ke blok saya tidak sebagus di blok lain. Air sumur yang mengalir ke blok saya cenderung jelek kualitasnya.

Berikut ini permasalahannya:
  1. Air sumur berbau karat kalo dipake untuk mandi agak lengket bahkan setiap gosok gigi saya pake air mineral untuk kumur-kumurnya.
  2. Air berwarna kekuningan/keruh, kadang juga berbau seperti lumpur.
  3. Menimbulkan endapan berwarna coklat di bak mandi, sehingga saya harus menguras bak paling tidak 3 hari sekali. 
  4. Pakaian saya mudah kusam jika air tersebut terlalu sering dipake untuk mencuci.
  5. Sewaktu kami komplain ke pemilik kontrakan, eh.. kita malah dikataian gaya banget sih (maksudnya sok bersihan).
Poin ke 5 itulah yang membuat saya geram dan akhirnya merancang filter air sendiri. Sebelumnya saya pernah beli filter merek Zernii harganya Rp. 50 ribu tapi hasil masih jauh dari memuaskan. Saya baca-baca artikel di internet ternyata air sumur keruh dan berbau karat itu karena kandungan zat besi dan mangan di air terlalu tinggi dan tidak baik untuk dikonsumsi. Untuk mengatasinya kita bisa menggunakan beberapa media seperti karbon aktif, pasir silika dan zeolit. Selain ketiga media tersebut, saya menambahkan spon filter di inlet dan outlet filter, fungsinya sebagai penyaring awal dan akhir. Gambar di bawah ini adalah desain filter yang saya buat.


Bahan tabung filter yang dibutuhkan:
  1. Paralon ukuran 4 inch, panjang 50 cm.
  2. Dop 4 inch 1 pcs.
  3. Socket 4 inch 1 pcs.
  4. Cleanout 4 inch 1 pcs.
  5. Socket drat dalam 1/2 inch 1 pcs.
  6. Socket drat luar 1/2 inch 1 pcs.
  7. Vault ring 1/2 inch 2 pcs.
  8. Nipple 1/2 inch 1 pcs.
  9. Paralon 1/2 inch secukupnya.
Alat-alat yang dibutuhkan:
  1. Lem paralon.
  2. Sealtape paralon.
  3. Bor listrik.
Media filter:
  1. Karbon aktif 1 kg.
  2. Pasir silika min. 1/2 kg.
  3. Zeolit 1 kg.
  4. Spon filter secukupnya.
Untuk media filter bisa dibeli di toko perlengkapan aquarium dan lainnya dibeli di toko bahan bangunan.

Pertama yang saya lakukan yaitu membuat tabung filter sesuai dengan desain di atas, setelah tabung filter selesai maka saya isi dengan air untuk menguji apakah tabung bocor atau tidak. Setelah tabung dipastikan tidak ada kebocoran, selanjutnya adalah mengisi media filter ke tabung menyesuaikan gambar desain di atas. 

 Komponen tabung filter

Tabung dan media filter

Sistem kerja:
Air baku masuk melalui lubang inlet dipengaruhi oleh gravitasi. jadi penempatan tabung harus lebih rendah dari tandon. Pasir silika berperan untuk menghilangkan kotoran padat seperti lumpur, lumut, tanah dan sedimen. Sebelum pasir silika, saya menggunakan filter busa sebagai filter awal untuk menahan pasir silika agar tidak terjadi aliran balik. Setelah itu air akan melewati media karbon dan zeolit, kedua media tersebut berfungsi untuk menyerap kandungan zat besi dan mangan yang terkandung dalam air, bau karat dan bau lumpur akan di netralisir oleh media ini. Pada filter akhir, saya kembali menggunakan filter busa sebagai penahan media filter agar tidak turun ke outlet karena pasir silika dan karbon berbentuk serbuk/granule, jadi kalo tidak disaring bisa ikut larut ke saluran outlet. Dengan demikian air bisa jernih dan tidak berbau.

Filter Air Rumah Tangga (Low Pressure)
 
Saya memang tidak memiliki alat penguji kualitas air, namun saya melakukan pengujian secara fisik dengan mencium, merasakan perbedaan air dengan mandi sebelum dan sesudah difilter. Sangat memuaskan, bisa dibilang bau karat dan lumpur hilang 100%. Selain itu, saya mencoba tidak menguras bak mandi selama 10 hari dan hasilnya bak mandi tetap bersih tidak ada endapan.
Bahkan pernah suatu hari banyak tetangga mengeluh air bau dan keruh tapi di tempat saya tetap jernih dan tidak bau padahal air baku diambil dari sumur yang sama. Istriku langsung mengambil satu gayung air untuk menunjukkan ke tetangga kalo air kami jernih "ni tante cium aja airnya kalo gak percaya" tetangga-tetangga pada heran "bener juga ya gak bau, kok bisa sih?" Akhirnya berbondong-bondong deh (ada 9 ibu-ibu) mereka masuk ke kamar mandi kami untuk membuktikan ucapan istri saya. Akhirnya mereka tertarik dan minta dibuatkan filter. "wanii piroo...?".

Untuk selanjutnya saya tertarik untuk membuat 2 atau 3 pcs filter agar air lebih jernih dan layak dikonsumsi tubuh.

Itulah salahsatu Iseng Project saya semoga bermanfaat... Jika rekan-rekan punya permasalahan sama mengenai air sumur, filter diatas bisa menjadi solusinya..

Emergency Lamp DIY

Ini adalah salahsatu Iseng Project saya yaitu lampu emergency yang dibuat dari barang-barang bekas. Hasilnya sangat bermanfaat dan membantu sekali ketika PLN melakukan pemadaman listrik.


Komponen yang saya pakai adalah:

1. 30 pcs hi-bright LED.
2. Baterai 6v 1200mA.
3. Chasing plastik bekas.
4. Rangkaian charger bekas.
5. Kabel konektor secukupnya.


Timer 5 - 30 Menit Dengan NE555

Timer adalah rangkaian yang menghasilkan perubahan keadaan output sesudah selang waktu yang ditentukan. Salah satu IC yang paling banyak digunakan sebagai timer adalah IC NE555. IC ini digunakan untuk membuat tundaan waktu atau osilasi (osilator) yang cukup akurat dari mikro detik sampai beberapa menit. Pada IC NE555 di dalamnya digabungkan sebuah osilator relaksasi, dua pembanding (comparator) flip-flop RS dan sebuah transistor pembuang seperti yang terlihat di bawah ini.


Adjustable timer 5 - 30 menit adalah rangkaian penunda yang terdiri dari beberapa komponen pengaturan waktu R3 - R8 yang tersusun secara seri dan C2. Selama bersiap-siap, terminal input trigger dipertahankan lebih tinggi daripada 1/3 Vcc dan output dalam keadaan rendah. Ketika pulsa trigger terlihat dengan level kurang dari 1/3 Vcc. Pengatur waktu ditrigger dan siklus pengaturan waktu mulai. Output bertambah pada level tinggi mendekati Vcc, pada waktu yang sama tegangan C2 mulai mengisi menuju Vcc.  Ketika tegangan V mencapai 2/3 Vcc, periode pengaturan waktu berakhir dengan output turun sampai nol dan rangkaian siap untuk trigger yang lain.

Komponen:
R1 : 330
R2 : 100K
R3 : 4K7
R4, R5, R6, R7, R8, R9 : 8M2
D1 : 1N4002
D2 : LED
C1 : 100n
C2 : 33uF
RLY1 : Relay SPDT 12 VDC
IC1 : NE555
TR1 : NPN BC109C
Selektor range : Rotary switch 6 pin

Transistor BC109C berfungsi sebagai switch elektronis yang mengaktifkan relay ketika output dari pin 3 IC NE555 mencapai 2/3 Vcc. Tegangan output dari IC akan memberi picu pada transistor melalui basis, dengan demikian arus dari kolektor mengalir ke emitor menuju ground. Coil relay akan aktif dan kaki NO (Normally open) menjadi close. Sehingga LED menyala.
Secara teoritis, penundaan waktu dapat dihitung dengan persamaan berikut:
t = (1,1) R x C


Analisa dan Pengujian: 

Dari analisa dan pengujian rangkaian di atas menunjukkan bahwa timer dengan IC NE555 cukup efektif karena tingkat error rata-rata relatif kecil sekitar 0,7 % 

SEVEN SEGMENT COUNTER WITH BASCOM AVR

Mempelajari sistem elektronika khususnya pemrograman mikrokontroler merupakan hal yang menarik dan membuat kita penasaran untuk mencoba. Sama halnya dengan saya. Jika sebelumnya saya memposting "Wonderful Running LED With ATMEGA8535", maka kali ini saya mencoba mengaplikasikan program Bascom AVR untuk membuat Counter up seven segment. Masih merupakan pemahaman dasar dari pemrograman mikrokontroler, semoga rekan-rekan newbie seperti saya juga tertarik mengaplikasikannya demi meningkatkan pemahaman kita dalam pemrograman mikrokontroler khususnya menggunakan BASCOM AVR.
Seven Segment

Layar tujuh segmen ini terdiri dari 7 buah LED yang membentuk angka 8 dan 1 LED untuk titik/DP. Angka yang ditampilkan di seven segmen ini dari 0-9. Cara kerja dari seven segmen disesuaikan dengan LED. LED merupakan komponen diode yang dapat memancarkan cahaya. kondisi dalam keadaan ON jika sisi anode mendapatkan sumber positif dari Vcc dan katode mendapatkan sumber negatif dari ground.

Seven segment ada dua jenis CA (Common Anode) berkerja jika mendapat logika low (0) dan CK (Common Katode) berkerja jika mendapat logika high (1). Saya menggunakan seven segment CA dimana seven segment akan menyala jika mendapatkan logika low sesuai dengan pengkodean dalam pemrograman.

Saya masih menggunakan board yang saya pakai dalam aplikasi "Wonderfull Running LED With ATMEGA8535" dimana seven segment saya koneksikan pada port A.

Pengkodean seven segment CA
ANGKA h g f e d c b a HEXA
0 1 1 0 0 0 0 0 0 HC0
1 1 1 1 1 1 0 0 1 HF9
2 1 0 1 0 0 1 0 0 HA4
3 1 0 1 1 0 0 0 0 HB0
4 1 0 0 1 1 0 0 1 H99
5 1 0 0 1 0 0 1 0 H92
6 1 0 0 0 0 0 1 0 H82
7 1 1 1 1 1 0 0 0 HF8
8 1 0 0 0 0 0 0 0 H80
9 1 0 0 1 0 0 0 0 H90

Source code with BASCOM AVR:
'-------------------------------------------------------
'Name : Seven Segment Counter Up
$regfile = "m8535.dat"                  'Menyatakan chip yg dipakai
$crystal = 11059200                      'Menyatakan crystal yg dipakai
Config Porta = Output                    'Mengkonfigurasikan Porta sebagai output
7segment Alias Porta                    'Inisialisasi porta dengan seven segment


Do                                                     'Mulai
7segment = &HF9
Waitms 50
7segment = &HA4
Waitms 50
7segment = &HB0
Waitms 50
7segment = &H99
Waitms 50
7segment = &H92
Waitms 50
7segment = &H82
Waitms 50
7segment = &HF8
Waitms 50
7segment = &H80
Waitms 50
7segment = &H90
Waitms 50
7segment = &HC0
Waitms 50
Loop
End                                                         'end program

'---------------------------------------------------------
 
Setelah kita compile dan program kita send to chip maka hasilnya akan terlihat seperti dalam video di bawah. Selamat mencoba kawan....
  
 

ICL7107 Sebagai Display Driver untuk Temperature Controller

Postingan kali ini merupakan pengalaman dari Iseng Project saya dulu sewaktu masih kuliah (sekarang "nguli ah...").

Dulu saya sempat bingung mencari komponen yang sreg untuk display driver dari temperature controller yang akan saya aplikasikan ke portable steam sauna. Akhirnya atas info dari temen dan mbah google saya mendapatkan referensi tentang ICL7107 3 1/2 digit LED Display A/D Converter. Karena penasaran dengan fitur komponen yang menurut saya menarik untuk diaplikasikan, akhirnya mulailah saya action. By the way, sebelum jauh membaca, saya beritahukan bahwa postingan kali ini lebih fokus membahas Display Drivernya, bukan Temperature controllernya.

Mengapa saya tertarik dengan chip ini? 

ICL7107 merupakan display driver dengan performa tinggi dan low power yang didalamnya sudah memiliki sistem ADC (Analog to Digital Converter), seven segment decoder dan juga memiliki referensi dan clock. Jadi, input analog yang berupa tegangan DC dapat langsung diolah menjadi sinyal digital yang kemudian dialamatkan ke ouput berupa display seven segment. Beberapa proses tersebut dilakukan seklaligus dalam sebuah chip sehingga tampak efisien dan minimalis jika diaplikasikan. Harga juga tidak terlalu mahal, mungkin kalo sekarang Rp.30.000. Bentuk fisik serta deskripsi setiap pinnya terlihat pada gambar di bawah ini.


Pin Description
Bentuk fisik ICL7107
IC ini membutuhkan tegangan kerja +5 dan -5 VDC, tapi kalau temen-temen hanya memiliki catu daya tunggal yang outputnya hanya +5 VDC, bisa menambahkan IC 4009 yang dihubungkan melalui output clock (pin 38, 39 40) untuk mengkonversikan tegangan +5 VDC tadi menjadi -5 VDC.
click this link to get the datasheet https://www.intersil.com/data/fn/fn3082.pdf


Untuk mengaplikasikannya, saya menghubungkan kaki output dari sensor suhu IC LM35 ke kaki input high ICL7107 (pin 31). Tegangan output dari sensor suhu masih berupa sinyal analog sehingga tegangan yang merupakan input dari ICL7107 itu harus di konversikan menjadi digital. Dalam proses pengolahan sinyal input tersebut melalui dua proses, yaitu Analog Section dan Digital Section.



   
Seven segment yang dibutuhkan adalah type common anoda karena output dari display driver berupa sinyal low. Koneksikan seven segment tersebut sesuai dengan pin-pin khusus yang dimiliki ICL7107. (perhatikan urutan bloknya antara digit ratusan, puluhan dan satuan).

Setelah mempelajari karakteristik dari L7107 barulah mulai membuat layoutnya yang sekaligus digabung dengan temperature controller. Gambarnya seperti dibawah.


Layout Temperature controller

Kalau sudah menggambar layoutnya sudah tentu cetak layout tersebut kemudian etching to the PCB, setelah itu lakukan pemasangan komponen. Hati-hati dalam menyolder komponen semikonduktor karena komponen seperti ICL7107 tidak terlalu tahan panas, gunakan socket sebagai penempatan IC.
Kit siap kemas
Gambar di atas adalah rangkaian yang sudah siap dikemas dalam casing. Sedangkan gambar di bawah ini adalah desain casing yang saya buat.

Desain Casing
Nah, temen-temen sekarang bisa lihat. Gambar di bawah ini adalah temperature controller yang display drivernya menggunakan ICL7107. Bagi temen-temen yang ingin mengaplikasikan dalam bentuk lain juga bisa contohnya voltmeter digital, thermometer atau lain sebagainya karena ICL7107 cukup multifungsi.

Temperature Controller Using ICL7107 As a Display Driver

WONDERFUL RUNNING LED WITH ATMEGA8535

Dengan menyempatkan sedikit waktu luang yang saya miliki akhirnya selesai juga iseng project saya yang kali ini saya beri nama Wonderful Running Led With Atmega8535. Awalnya saya tertarik untuk belajar mikrokontroler khususnya belajar pemrograman BASCOM AVR.
Wonderful Running LED
Mengapa saya menggunakan chip ATMEGA8535 itu karena selain banyak di pasaran, IC ini juga memiliki fitur yang cukup kompleks sehingga akan mudah diaplikasikan ke dalam bentuk pengontrolan yang lain. Untuk lebih jelasnya mengenai ATMEGA8535 bisa download datasheetnya di sini.

Sebagai langkah awal pembelajaran, saya aplikasikan mikrokontroler ATMEGA8535 sebagai pengendali running led yang diprogram dengan software BASCOM AVR.

Pemrograman dengan BASCOM AVR
LED akan secara bergantian hidup dan mati sesuai dengan instruksi program yang tersimpan dalam chip mikrokontroler. Dengan bahasa pemrograman basic kita menggunakan istilah pengondisian DO - IF - THEN - END - IF - LOOP.
Berikut contoh programnya:
$regfile = "m8535dat"
$crystal = 11059200
config portb = input
config porta = output
config portc = output
sw1 Alias PORTB.1
LED Alias PORTC
 
Ddrb = &B00000000
PORTC = &B11111111
'--------------------------------
Do
If sw1 = 0 then
waitms 50
LED = &B00000000
waitms 20
LED = &B11111111
waitms 50
LED = &B00000000
waitms 20
LED = &B11111111
waitms 50
LED = &B00000000
waitms 20
LED = &B11111111
waitms 50
LED = &B00000000
waitms 20
LED = &B11111111
waitms 50
'---------------------------------- 
LED = &B11111110
waitms 10
LED = &B11111101
waitms 10
LED = &B11111011
waitms 10
LED = &B11110111
waitms 10
LED = &B11101111
waitms 10
LED = &B11011111
waitms 10
LED = &B10111111
waitms 10
LED = &B01111111
'------------------------------------- 1
waitms 10
LED = &B01111110
waitms 10
LED = &B01111101
waitms 10
LED = &B01111011
waitms 10
LED = &B01110111
waitms 10
LED = &B01101111
waitms 10
LED = &B01011111
waitms 10
LED = &B00111111
'------------------------------ 2
waitms 10
LED = &B00111110
waitms 10
LED = &B00111101
waitms 10
LED = &B00111011
waitms 10
LED = &B00110111
waitms 10
LED = &B00101111
waitms 10
LED = &B00011111
'------------------------------- 3
waitms 10
LED = &B00011110
waitms 10
LED = &B00011101
waitms 10
LED = &B00011011
waitms 10
LED = &B00010111
waitms 10
LED = &B00001111
'----------------------------------- 4
waitms 10
LED = &B00001110
waitms 10
LED = &B00001101
waitms 10
LED = &B00001011
waitms 10
LED = &B00000111
'---------------------------------- 5
waitms 10
LED = &B00000110
waitms 10
LED = &B00000101
waitms 10
LED = &B00000011
'---------------------------------- 6
waitms 10
LED = &B00000010
waitms 10
LED = &B00000000
'--------------------------------- 7
waitms 30
LED = &B11100111
waitms 10
LED = &B11000011
waitms 10
LED = &B10000001
waitms 10
LED = &B00000000
waitms 10
LED = &B10000001
waitms 10
LED = &B11000011
waitms 10
LED = &B11100111
waitms 10
LED = &B11111111
'---------------------------------
waitms 30
LED = &B11100111
waitms 10
LED = &B11000011
waitms 10
LED = &B10000001
waitms 10
LED = &B00000000
waitms 10
LED = &B10000001
waitms 10
LED = &B11000011
waitms 10
LED = &B11100111
waitms 10
LED = &B11111111
'--------------------------------
waitms 30
LED = &B11100111
waitms 10
LED = &B11000011
waitms 10
LED = &B10000001
waitms 10
LED = &B00000000
waitms 10
LED = &B10000001
waitms 10
LED = &B11000011
waitms 10
LED = &B11100111
waitms 10
LED = &B11111111
End If
Loop     

Videonya dapat dilihat dibawah ini:


Program kendali hidup mati LED dapat diubah sesuai yang temen-temen inginkan. Caranya dengan mengubah kode biner pada port C. Bagi yang penasaran, selamat mencoba...!!!

Popular Posts

Alexa Rank


Followers

gif maker